SUATU KETIKA
Suatu ketika,
suaraku tak kan ada.
Tapi dalam tenang, sajakku tetap akan kau jumpa.
Suatu ketika,
langkahku tak lagi seirama.
Tapi dalam jejak yang tinggal, kau bisa mengulang rimanya dalam-dalam.
Suatu ketika,
diamku akan bermuara.
Tapi sendirimu telah paham, untuk mengejanya pelan-pelan.
Suatu ketika,
saat rindumu harus menjelma doa,
akan kukirimkan bait-bait ayat pada semesta,
agar kau menemukan kita, dalam setiap senantiasa.
Komentar
Posting Komentar